Penderita Penyakit Lepra

Penderita Penyakit Lepra – Penyakit yang terjadi karena adanya infeksi kronik yang dapat disebabkan oleh kuman mycobakterium leprae. Penderita penyakit lepra sangat banyak sekali yang menyerang masyarakat yang tinggal dipemukiman udara yang kotor dan kumuh. Lepra adalah penyakit yang dapat menular melalui kulit atau syaraf, maupun keduanya.

Penderita Penyakit Lepra

Penderita Penyakit Lepra

Bakteri ini yang dapat menyebabkan penyakit lepra adalah bakteri Mycobacterium Leprae yang banyak ditemukan oleh Hansen dari Norwegia. Oleh karena itu penyakit lepra yang disebut juga dengan penyakit hansen. Lepra merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Kulit lesi kronik yang sering banyak dihasilkan oleh bacterium leprae yang dapat menyebabkan pada anggota tubuh kitab yang bisa hilang dikarenakan terkena pada penderita penyakit lepra. Berbeda dengan pendapat orang dahulu, masyarakat modern saat ini mengetahui bahwa bakteri lepra ternyata tidak begitu cepat menular. Bagaimana cara penularannya belum banyak yang ketahui. Tetapi bakteri lepra itu yang sering masuk dan tinggal di kulit. Apabila tubuh anda menular, maka akan timbul pembengkakan secara perlahan lahan. Pengerasan kulit yang lebih sering terjadi dikening, telinga, bibir, dan hidung inilah yang banyak menyebabkan penderita penyakit lepra yang terlihat sangat menyeramkan.

Gejala Penderita Lepra menurut jenisnya :

  • Lepra tuberkuloid : Muncul ruam kulit yang terdiri dari satu atau beberapa area putih yang datar. Area kulit yang terkena menjadi mati rasa terkena sistem syaraf kulit yang rusak oleh melalui virus.
  • Lepra lepramatosa : Dengan muncul benjolan kecil atau ruam yang menonjol yang lebih besar dengan berbagai macam ukuran. Kulit yang akan mengalami mati rasa lebih banyak dibandingkan dengan lepra tuberkuloid dan dapat terjadi adanya kelemahan pada bagian otot yang terkena. Akan terjadi kerontokan pada bulu disebagian tubuh yang termasuk alis dan bulu mata.
  • Lepra perbatasan (borderline) : Lepra jenis ini merupakan gambaran dari kedua jenis lepra diatas. Keadaan yang membaik dari lepra ini adalah seperti yang akan terjadi pada lepra tuberkoloid.

Lepra terutama akan mempengaruhi kulit saraf diluar otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut saraf perifer. Hal ini juga akan menyerang mata dan jaringan tipis yang melapisi bagian dalam hidung. Gejala utama lepra yang menodai luka kulit benjolan, atau benjolan yang tidak hilang setelah beberapa minggu atau bulan, luka kulit yang berwarna pucat.

Kerusakan saraf yang dapat menyebabkan :

  • Akan menyebabkan lemahnya otot
  • Hilangnya rasa pada lengan dan kaki
  • Biasanya diperlukan waktu sekitar 3 sampai 5 tahun untuk muncul setelah datang kedalam kontak dengan bakteri penyebab kusta. Beberapa orang tidak mengalami gejala sampai 20 tahun kemudian. Waktu antara kontak dengan bakteri yang akan muncul gejala yang disebut masa inkubasi. Masa inkubasi yang panjang kusta membuatnya sangat sulit bagi dokter untuk menentukan kapan dan dimana orang kusta akan mendapat terinfeksi dalam gejala penderita penyakit lepra.

Penyebab Penderita Penyakit Lepra

Mycobakterium leprae sebagai penyebab penyakit lepra atau kusta biasanya hidup dilingkungan dengan suhu rendah dan ini merupakan jenis bakteri yang tahan asam. Yang perlu anda harus perhatikan bahwa tidak semua orang dengan mudah akan bisa terinfeksi bakteri penyebab lepra ini karena banyak faktor yang berpengaruh didalamnya salah satunya adalah daya tahan tubuh seseorang. Apabila seseorang individu yang memiliki daya tahan tubuh optimal tentu akan adanya infeksi mivrobacterium leprae lebih sulit apabila telah memiliki imunitas yang didapat dari imunisasi.

Karena bakteri penyebab penderita penyakit lepra ini akan lebih mudah menginfeksi tubuh kita apabila mengalami penurunan daya tahan tubuh kita apabila akan mengalami penurunan daya tahan tubuh menjadi solusi paling baik untuk mencegahnya adalah tetap menjaga asupan gizi dan nutrisi agar antibodi yang diproduksi bisa bekerja dengan optimal. Komplikasi yang bisa ditimbulkan setelah seseorang akan terinfeksi dan penderita penyakit lepra atau penyakit kusta gangguan saraf perifer juga akan masalah motorik juga infeksi sekunder seperti jamur pada saluran pernafasan dan infeksi kulit untuk jenis kusta cair.

Pengobatan Penderita Penyakit Lepra

Jika bakteri lepra masuk ke system syaraf manusia, jadi alat perasa orang itu jadi tumpul. Tersebut penyebab jika pasien lepra alami luka atau terbakar, ia tak merasakannya. Ototnya tidak bisa dipakai, hingga tangan serta kakinya seperti cakar ayam. Disebabkan periode panjang yaitu tulang tangan serta kakinya bakal hilang.

Penyakit lepra ada di semua dunia, namun yang paling banyak berlangsung di daerah tropik di Afrika Utara, China serta India. Lantaran saat ini orang sudah tahu bahwa penyakit lepra itu tak demikian menular, jadi beberapa orang yang berpenyakit lepra dirawat dirumah mereka sendiri. Pasien penyakit lepra sekarang ini tak perlu diasingkan serta menolong pengobatan mereka dengan cara mental.

Sebagian antibiotika sudah bisa dipakai untuk hentikan perubahan penyakit itu. Serta telah ada orang yang pulih seutuhnya lewat perawatan instensif tim medis. Oleh karenanya, apabila Anda temukan beberapa gejala pembengkakan kulit, sebaiknya selekasnya dibawa ke dokter untuk hindari kemungkinan penyebaran bakteri pemicu penyakit lepra. Semoga panduan kesehatan ini bermanfaat untuk Anda.

Penderita Penyakit Lepra 


>>> Obat Lepra Herbal Super Green Plus G2 untuk Pengobatan Penyakit Lepra, Klik Detail Disini!


This entry was posted in Penyakit Lepra and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *